50 Demonstran membabi buta melempari pasukan antihuru hara dengan 'batu' yang terbuat dari gumpalan kertas serta botol berisi minuman. Bak...buk...bak...buk!
Situasi tampak menegangkan. Pasukan antihuru hara yang berpakaian lengkap dengan helm, tameng, dan tongkat tampak mempertahankan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simulasi itu diperagakan dalam acara gelar pasukan pengamanan pemilu yang diselenggarakan Kodam Jaya di Markas Brigif-I Pengamanan Ibukota/Jayasakti, Kalisari, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2009).
Seluruh batalyon di tubuh Kodam Jaya secara bergantian melakukan atraksi pengamanan pemilu dan teknik mengamankan demonstran.
Pasukan yang berlaga dari batalyon infantri 201,202, dan 203 dan personel dari batalyon kaveleri 7 dan 9.
Selain itu, ada pasukan dari artileri pertahanan udara sedang VI, detasemen rudal 003 dan detasemen zeni tempur 3. Masing-masing batalyon diwakili 1 kompi. Acara juga dimeriahkan aksi bela diri, karate dan boxing. (aan/nrl)











































