Hal ini dikatakan JK seperti dikutip Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Izul Muslimin usai bertemu JK di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2009).
"Pada prinsipnya, dalam kepemimpinan yang diperlukan adalah kapabilitas dan elektibilitas. Jawa dan luar Jawa itu kewajaran tapi itu tidak mutlak," kata JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di depan para pengurus PP Pemuda Muhammadiyah, JK kembali mengungkapkan niatnya untuk siap menjadi capres.
"Tadi saya tanya sikap beliau. Beliau mengatakan bahwa dia siap mengabdikan dirinya pada bangsa ini. Dia siap apa saja yang dibutuhkan bangsa ini," kata Izul mengutip JK.
Sementara itu ketika ditanya apakah kedatangan PP Pemuda Muhammdiyah ke kantor JK sebagai tanda merapat ke Golkar, Izul membantahnya.
"Secara emosional Wapres lebih dekat warnanya dengan Muhammadiyah. Tapi bukan berarti pilihannya ke sana. Itu diserahkan ke individu masing-masing," papar Izul.
Dalam pertemuan itu PP Pemuda Muhammadiyah mengundang JK untuk menghadiri konvensi nasional Angkatan Muda Muhammadiyah pada 13 Maret 2009 di Jakarta.
(nik/iy)











































