"Memang masih ada masalah sosialisasi. Dewan menyarankan memberikan dukungan sosialisasi kepada KPUD. Masih banyak masyarakat yang belum memahami betul bagaimana cara memilih yang baik," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2009).
Pria yang akrab disapa Foke ini khawatir tata cara mendanai dengan contreng akan mengarah pada sejumlah suara yang tidak sah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan tidak sebanding pendidikan politiknya dengan kemajuan
parpol," ujar dia.
Saat ini, menurut Ade, berbagai kebijakan KPUD harus menunggu keputusan dari KPU Pusat yang didasarkan oleh Perpu dan PP seharusnya tidak menyulitkan masyarakat.
"Saya pikir kalau legislatif dan eksekutif sudah sepakat dan benar dibutuhkan untuk rakyat maka tidak diperlukan kekhawatiran," kata dia.
Anggaran sebesar Rp 140 miliar telah disiapkan untuk sosialisasi kepada seluruh masyarakat DKI Jakarta tentang tata cara pemilihan dalam pemilu April 2009. (fiq/aan)











































