"Sudah ada satu partai yang mencarter kami selama musim kampanye legislatif," kata Chief Officer Executive Mandala Airlines Warwick Brady dalam perbincangan dengan wartawan di Bandara Changi Singapura, Jumat
(20/2/2009).
Meski demikian, Warwick enggan menyebutkan dari partai mana yang telah mencarter pesawat-pesawatnya. Terkait keuntungan yang didapat dari bisnis carter ini, Warwick mengaku mendapat keuntungan lebih. Namun dia enggan menyebutkan angkanya. "Adalah keuntungan," kilahnya.
Guna memberikan perawatan terbaik kepada penumpang, Mandala Airlines mempercayakan perawatan pesawatnya kepada Singapore Airlines Engineering Company (SIAEC) selama 6 tahun. Dengan kontrak itu, maskapai yang kini cuma menggunakan pesawat Airbus itu menjadi jaminan keselamatan untuk seluruh penumpangnya. "Nilai kontrak dengan SIAEC 100 juta dollar AS," ujarnya.
Dengan mencarter pesawat, partai akan mendapat fasilitas lebih dibanding penerbangan komersil biasa. Dari pelayanan, akomodasi, waktu penerbangan, pemasangan logo partai di badan pesawat hingga membuat rute baru.
Terkait biaya carter, dihitung jumlah kursi pesawat. Untuk Airbus A320, total 180 kursi dengan tempat duduk lebih luas dan interior masih mulus. Tak hanya itu, badan pesawatnya nampak masih mulus baik dari cat atau pun bodinya.
"Yang carter partai lima besar pemenang Pemilu 2004. Partai tersebut sekarang iklannya wara-wiri di tv," ujar sumber detikcom di Mandala.
(asp/nrl)











































