SBY-JK Pisah, Mega-Sultan Berpotensi Menang

SBY-JK Pisah, Mega-Sultan Berpotensi Menang

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 06:42 WIB
SBY-JK Pisah, Mega-Sultan Berpotensi Menang
Jakarta - Pencalonan Jusuf Kalla (JK) oleh Golkar sebagai capres pada pemilu 2009 rupanya dipandang berbeda oleh masyarakat. Majunya JK sebagai capres justru akan menepiskan peluang JK maupun SBY untuk tetap bertahan sebagai pemimpin.

"Menariknya, menurut hasil survei, masyarakat yang berharap SBY maju tanpa JK ada sebanyak 44 persen. Sedangkan JK tanpa SBY sangat kecil, hanya sekitar satu koma sekian persen saja," ujar Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid saat dihubungi detikcom, Senin (23/2/2009).

Hal ini menurut Husin, menipiskan peluang keduanya, baik JK maupun SBY untuk sama-sama maju sebagai orang nomor satu. Tak hanya itu, kondisi ini juga bisa memperkuat tingkat elektabilitas pesaing mereka, yakni Megawati dan Sultan Hamengkubuwono X jika keduanya berpasangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Elektabilitas Mega-Sultan yang mencapai 45% justru melebihi SBY-JK yang hanya mencapai 44% suara. Sehingga dengan cerainya SBY dan JK akan menjadi awal dari kekalahan," imbuh Husin seraya mengatakan ini berdasarkan survei yang dilakukan di 33 provinsi di Indonesia.

Dengan demikian, kata dia, peluang SBY-JK masih diinginkan masyarakat. Hal ini kebanyakan masyarakat lebih menilai tokoh-tokoh politik dari segi popularitas, kemampuan dan dukungan terhadap tokoh tersebut.

"Selain itu, masyarakat juga menganggap turunnya harga minyak hanya bualan karena sebanyak 75% masyarakat tidak merasakan dampak penurunan minyak," tandasnya. (nov/mad)


Berita Terkait