Melihat peta politik yang demikian itu, PKS sedang mempertimbangkan untuk membangun koalisi dengan Partai Golkar dalam Pilpres mendatang. Duet JK-Hidayat pun dibahas serius di internal PKS.
"Kalau kami bisa menyandingkan JK dengan Hidayat Nurwahid (HNW), maka akan sangat bagus," kata Sekretaris Jenderal DPP PKS Anis Matta kepada detikcom, Minggu (22/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bisa membuka pilihan-pilihan baru bagi masyarakat. Saya menghargai dan menyambut positif kesiapan beliau," papar Anis usai acara bedah buku karyanya berjudul 'Serial Cinta' di Makassar, Minggu (22/2/2009).
Anis menilai duet JK-Hidayat akan menjadi perpaduan yang ideal. Alasannya, kedua figur merupakan tokoh yang merepresentasikan kekuatan Jawa dan luar jawa, partai
nasionalis dan partai Islam.
Namun demikian, Anis belum bisa memastikan duet ini akan direstui oleh DPP PKS. Hal ini disebabkan PKS terikat kesepakatan internal bahwa masalah capres dan cawapres serta koalisi baru akan dibahas setelah pemilu legislatif. (yid/asy)











































