Sekjen PD: Tak Ada Gunanya Tentukan Cawapres Sekarang

Sekjen PD: Tak Ada Gunanya Tentukan Cawapres Sekarang

- detikNews
Minggu, 22 Feb 2009 07:14 WIB
Sekjen PD: Tak Ada Gunanya Tentukan Cawapres Sekarang
Jakarta - Duet SBY-JK dalam Pilpres 2009 nanti di ujung tanduk. Partai pengusung pencapresan SBY, Partai Demokrat (PD) pun diminta untuk segera melirik siapa-siapa pengganti JK. Namun PD menilai untuk saat ini tidak ada gunanya menentukan cawapres SBY.

"Nggak ada gunanya juga menentukan (wapres) sekarang. Ini sangat tergantung dengan hasil Pemilu Legislatif," ujar Sekjen PD Marzuku Alie kepada detikcom, Minggu (22/2/2009).

Untuk mencalonkan capres/cawapres, menurut Marzuki, partai atau gabungan partai harus mengantongi 20 persen jumlah anggota DPR dan memperoleh 25 persen suara sah dalam Pemilu Legislatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk membangun koalisi, sekarang kita sudah tahu belum berapa perolehan legislatif kita. Otomatis koalisi kan belum dibangun. Belum ada hitung-hitungannya. Kalau koalisi belum dibangun, bagaimana bisa sebut capres/ cawapres," Marzuki balik bertanya.

Logikannya, lanjut Marzuki, koalisi baru akan dibangun setelah Pemilu Legislatif.Β  "Kita nggak mungkin mencalonkan cawapres sekarang. Jika misal cawapres telah ditentukan dan ternyata perolehan suaranya nggak nyampai, berarti bubar dong," jelas Marzuki.

Menurut pria paruh baya ini, belum tentu juga SBY-JK akan pecah kongsi. Karena jawaban JK soal kesiapannya menjadi capres menurutnya hanya jawaban normatif saja sebagai politisi.

"JK menyatakan siap jadi capres itu jawaban normatif. Tapi di lain sisi, JK belum menyatakan kesediaan untuk jadi capres. Artinya, siap belum tentu bersedia," papar Marzuki.

"Saat ini kader-kader Golkar di bawah mengalami euforia. Tapi mereka tidak melihat bagaimana peta sesungguhnya. Dan keputusan Rapimnas Golkar jelas, capres akan ditentukan setelah pIleg," tandasnya. (anw/anw)


Berita Terkait