"Kalau memang harus berakhir ya sampai nanti waktunya (akhir pemerintahan SBY-JK)," ujar Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie kepada detikcom, Sabtu (21/2/2009).
SBY-JK, menurut Marzuki masih berkomitmen untuk tetap kompak hingga akhir masa jabatannya. Meski JK nyapres, kedua belah pihak tetap akan menjunjung tinggi profesionalisme. "Mereka menyadari kepentingan negara lebih penting daripada kepentingan pribadi," ucap Marzuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sosok JK yang merupakan ketua umum partai pemenang pemilu 2004 lalu, menjadikan Golkar memiliki kans besar untuk mengusung capres sendiri, tanpa harus gabung kembali dengan SBY.
Oleh karena itu, menurut Marzuki, hingga saat ini Demokrat belum mengumumkan siapa calon pendamping SBY, apalagi menyebut JK akan kembali mendampingi SBY.
"Golkar partai besar. Kurang beretika kalau JK ditaruh sebagai cawapres, berarti kita melecehkan," pungkasnya. (anw/anw)











































