Ribuan Difabel di Yogyakarta Belum Terdaftar Sebagai Pemilih

Ribuan Difabel di Yogyakarta Belum Terdaftar Sebagai Pemilih

- detikNews
Sabtu, 21 Feb 2009 13:14 WIB
Ribuan Difabel di Yogyakarta Belum Terdaftar Sebagai Pemilih
Yogyakarta - Sebanyak 10 ribu orang penyandang cacat (difabel) di Yogyakarta belum terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu 2009. KPU diminta melakukan pendataan ulang.

"Dari 25 ribu warga difabel, ada sekitar 10 ribu orang yang tidak terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) atau sekitar kurang dari 50 persennya," kata Direktur Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB) DIY, Joni Yulianto.

Hal ini disampaikan diaΒ  di sela-sela acara bertajuk "Deklarasi Politik Bela Bangsa" di Taman Kuliner Condong Catur, Depok, Sleman, Sabtu (21/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Joni, warga difabel tidak terdaftar sebagai pemilih antara lain disebabkan oleh proses pendataan dan pendidikan politik.

"Masalah kultur, banyak difabel yang diperlakukan secara overprotektif oleh keluarganya sehingga banyak dari mereka yang belum terdaftar," ujarnya.

Selain itu, kata dia, kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Biro Pusat
Statistik (BPS) dinilai kurang optimal sehingga tidak dilakukan pendataan ulang. Pendataan hanya berdasarkan data yang sudah ada sebelumnya.

"Kita sudah menyampaikan masalah ini baik melalui Panwaslu, KPU maupun BPS
sebagai pelaksana. Namun, mereka malah saling melempar tanggung jawab,"
kata Joni.

Joni berharap agar ada pendataan ulang sehingga warga difabel boleh menyontreng.

"Kita tidak ingin kasus pemilu 2004 terulang lagi. Saat itu, ada ribuan difabel yang tidak terdaftar sebagai pemilih. Kita tidak ingin ada diskriminasi," cetus dia. (aan/aan)


Berita Terkait