Survei dilakukan sejak tanggal 5-18 Februari 2009 di Jabodetabek. Dari 720 responden, 62 persennya adalah laki-laki, sedang sisanya adalah perempuan.
Usia responden berkisar antara 18-46 tahun dengan profesi pelajar, mahasiswa, pedagang, PNS, profesional dan ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara tatap muka. Lima memastikan survei ini sampling errornya 0 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Responden lebih banyak mengetahui atau dapat menyebutkan waktu pelaksanaan pemilu pada bulan April 2009," jelas Direktur Lima Said Salahudin dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (20/2/2009) malam.
Yang paling ironis, 30 persen responden justru tidak mengetahui sama sekali waktu pelaksanaan pemilu. Bahkan, ada beberapa responden dalam kelompok ini yang menyebut pelaksanaan Pemilu adalah bulan Oktober 2009.
Dengan demikian, dapat disimpulkan, KPU dan KPU daerah telah gagal dalam melakukan sosialisasi waktu pelaksanaan Pemilu kepada calon pemilih. Lima pun memprediksi tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu mendatang akan sangat rendah.
(mok/mok)
