Di bawah bantaran kali, ratusan rumah bekas kebakaran Rabu lalu (18/2/2009) belum pulih sepenuhnya. Atapnya masih kosong melompong, hanya ditutup terpal warna-warni. Sementara warga meninggali dengan alas tikar dan MCK seadanya.
"Ini buat bantuan sembako seadanya saja. Bukan kampanye loh ya," kata Siti Hadijah, Bendahara Partai Demokrat PAC Tomang, Jakarta Barat, Jumat (20/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena tergerak soal kemanusiaan. Kebakaraan dapat menimpa siapa saja. Ya kita di sini berdampingan nggak ada masalah tuh," ucap Marsani, Ketua PDIP Ranting Tomang.
Selain Demokrat dan PDIP, terlihat juga PAN, PKS, dan PDP. Semuanya menyediakan bantuan darurat unuk korban kebakaran.
"Seneng. Soalnya nggak punya salin baju," sergah salah satu warga Wani (43) yang mengenakan kaos PDP.
Guyub rukun itulah demokrasi. Perbedaan untuk menguatkan bukan untuk saling menjatuhkan.
"Inginnya rukun-rukun saja sampai pemilu. Kita rakyat kecil jangan jadi korban lagi," pinta Wani menutup pembicaraan.
(Ari/nrl)











































