Demikian disampaikan mantan Ketua MPR Amien Rais usai acara Pengajian Akbar di Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2009).
"Kalau diperiksa jernih, kedua tokoh itu tidak menawarkan perubahan. Tetapi menawarkan kontinuitas atau keberlanjutan atau terus meneruskan dari apa yang sudah ada sekarang ini," ujar Amien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yaitu poros yang betul-betul mengejawantahkan pasal 33 UUD 1945 itu menjadi ekonomi kerakyatan, ekonomi yang percaya diri dan ekonomi di mana sumber daya alam itu kita kelola untuk kepentingan bangsa sendiri bukan bangsa asing," jelas Amin tadi.
Amien berharap, wacana poros alternatif itu muncul dari partai papan menengah ke bawah. Porot alternatif ini harus mempunyai konsep ekonomi yang mengucapkan selamat tinggal pada ekonomi liberal atau neo liberal. (djo/djo)











































