Pendukung SBY: Surya Paloh Jerumuskan JK ke Jurang Politik

Pendukung SBY: Surya Paloh Jerumuskan JK ke Jurang Politik

- detikNews
Kamis, 19 Feb 2009 19:47 WIB
Pendukung SBY: Surya Paloh Jerumuskan JK ke Jurang Politik
Jakarta - Keputusan Partai Golkar yang akan mencalonkan capres sendiri diduga manuver ketua dewan pembina partai Golkar Surya Paloh. Dan bukan tidak mungkin, hal itu justru akan menjerumuskan sang ketua umum Jusuf Kalla ke jurang politik.

Hal tersebut diungkapkan Sekjen Jaringan Nusantara (JN) Andi Arif. Jaringan Nusantara adalah salah satu organisasi pendukung SBY dan Partai Demokrat.

"Saya menduga Surya Paloh mendorong JK ke jurang politik. Ini seperti madu (dukungan agar JK maju sebagai capres), tetapi sesungguhnya racun politik buat JK," kata Andi kepada detikcom, Kamis (19/2/2009)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andi, Surya Paloh memiliki agenda politik tertentu di balik manuvernya tersebut. Salah satunya akan mencoba membawa kekuatan Golkar ke PDIP dengan konsesi menjadi cawapresnya Megawati.

"Saya yakin nantinya juga akan ada tokoh Golkar yang didorong sebagai cawapres bagi SBY. Dan pada akhirnya Golkar akan beruntung siapapun yang akan menang dalam pilpres. Ini sikap dua kaki yang khas dari Surya Paloh," tukas Andi.

Sekadar diketahui, dalam forum Rapat Konsultasi Nasional Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu 18 Februari, Surya Paloh meminta kader Golkar tidak terlalu rendah diri dengan terus-menerus menggaungkan SBY-JK sebagai pasangan capres-cawapres. Menurutnya hal itu membuat kesan kader Golkar sangat murahan.

Surya Paloh juga sangat menyayangkan hingga saat ini Golkar belum memiliki capres sendiri untuk diusung dalam Pilpres 2009. Menurutnya, hal ini seharusnya tidak perlu terjadi di dalam partai politik sebesar Golkar.

Menurut Surya, โ€˜kekosonganโ€™ kandidat capres Golkar merupakan implikasi sikap Ketua Umum Golkar, Jusuf Kalla, yang terkesan selalu menuruti keinginan SBY. Akibatnya, Partai Golkar menjadi korban dari risiko politik yang dimainkan JK. (djo/yid)


Berita Terkait