"JK setuju. Dia bilang itu hak kalian. Karena semua daerah setuju, DPP mau tak mau ikut," tutur Ketua DPD Jawa Barat, Uu Rukmana pada detikcom, Kamis (19/2/2009).
Menurut Rukmana, kesepakatan Golkar mengusung capres sendiri ini diambil setelah semua ketua DPD I berkumpul di Rumas Dinas Jusuf Kalla, di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis pagi (19/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semalam Pak JK sakit, jadi tidak bisa sampai larut malam. Jadi rapatnya dilanjut di rumah JK," papar Rukmana.
Politisi Golkar ini menambahkan, sejak Rabu malam, pembicaraan mengenai capres internal Golkar sudah mengerucut pada keputusan agar Golkar mengusung capres sendiri. Namun karena kondisi JK yang tidak sehat malam itu, akhirnya rapat dilanjutkan di rumah JK.
Sumber detikcom yang lain menyebutkan bahwa dalam rapat tertutup itu JK langsung menanyakan kepada setiap ketua-ketua DPD soal capres dan cawapres. Pembicaraan akhirnya mengarah dan menyepakati untuk mengusung capres sendiri dari internal partai Golkar.
Bahkan disebut-sebut sejumlah DPD I dari kawasan Indonesia Tiimur, langsung meminta JK sebagai capres.
"Malah sesudah rapat, pak JK meminta kita untuk konferensi pers untuk mengatakan ini," terang Rukmana.
Keinginan 33 DPD I Golkar ini rasanya sulit untuk ditolak DPP. Dengan adanya keputusan untuk mengusung capres, dengan sendirinya duet SBY-JK pada Pilpres 2009 pun tidak akan terwujud.
(gun/yid)










































