"Ini sudah keputusan semua DPD I, dan resmi. Jadi sudah diputuskan jika Golkar mengusung Capres," ujar Ketua DPD I Jawa Barat Uu Rukmana ketika dihubungi detikcom, Kamis (19/2/2009).
Menurut Rukmana, pemegang saham di Gokar adalah DPD-DPD. Karena itu, jika semua DPD telah menetapkan dan bersepakat, tidak ada alasan lagi bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar menolak keputusan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun telah sepakat mengusung capres, lanjut Rukmana, DPD-DPD belum menyebut nama capres yang akan diusung. Penyebutan nama capres tetap akan dilakukan usai Pemilu
Legislatif.
"Nama capres belum ada. Karena DPD semua sepakat untuk mengikuti mekanisme. Penjaringan akan tetap dilakukan. Dan penetapan nama usai pemilu legislatif," papar Rukmana.
Dengan resminya sikap Partai Golkar yang akan mendukung capres internal, masa depan duet SBY-JK dengan sendirinya menjadi tertutup. Tetapi politik bisa berubah setiap detik.
"Yang jelas, kami mengusung capres, bukan cawapres," pungkas Rukmana. (gun/yid)











































