"Kreatif benar beliau. Alangkah bagusnya kalau kreativitas itu diwujudkan untuk mengatasi masalah ketika beliau memimpin pemerintahan dulu," ujar Presiden SBY dalam wawancara khususnya di harian Jurnal Nasional, Rabu (18/2/2009).
Pada setiap bulan Januari selama tiga tahun terakhir, Megawati rutin mengeluarkan ejekan politis pada SBY. Pertama adalah 'tebar pesona' pada 2007 di Bali, setahun kemudian di Palembang muncul 'poco-poco', dan terbaru adalah 'yo-yo' di Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut SBY membantah tudingan kemenangannya dalam Pilpres 2004 lalu merupakan 'tusukan dari belakang' pada Presiden Megawati. Sebelum akhirnya mencalonkan diri sebagai bakal capres dari Partai Demokrat, dirinya telah memgundurkan diri sebagai menko polhukam secara resmi.
"Saya berjuang dari bawah dan sangat mungkin saya kalah. Bandingkan dengan riwayat Bu Mega menggantikan Gus Dur sebagai presiden," papar SBY. (lh/nrl)











































