"Setiap partai pasti bercita-cita mengajukan kadernya menjadi capres. Apalagi bagi Golkar, partai yang besar dan berpengalaman. Wajar jika Golkar ingin mengajukan capres sendiri. Tidak ada pihak mana pun yang berhak menghalanginya," kata Anas menjawab pertanyaan detikcom, Rabu (18/2/2009).
Menurut mantan anggota KPU ini, jika pada akhirnya SBY-JK benar-benar bersaing dalam pilpres 2009, Demokrat harus bekerja keras menghadapi kemungkinan itu. Sebaliknya, jika duet SBY-JK masih dapat dipertahankan, PD merasa kerja politik untuk memenangkan duet SBY-JK akan lebih ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Umum PB HMI ini berharap koalisi SBY-JK dapat dilanjutkan dalam pilpres 2009.Β Hal itu akan lebih mudah dalam membangun pemerintahan daripada harus memulai dengan koalisi baru dengan partai yang baru.
"Kami berharap Golkar masih akan terus berada dalam barisan koalisi dengan PD dan partai-partai lainnya yang sekarang ada di dalam pemerintahan," pungkas Anas. (yid/nrl)











































