"Sesungguhnya kami memandang Presiden SBY sebagai capres 2009 karena posisi dia yang sedang berkuasa sekarang (incumbent)," kata Tjahjo pada detikcom, Rabu (18/2/2009).
Menurut Ketua FPDIP ini, sosok SBY akan lebih berat lagi kalau dia berhasil menyejahterakan rakyat. Namun faktanya, kehidupan rakyat masih sengsara dan tambah susah. Karena itu, PDIP optimis sambil menyerahkan sepenuhnya pada rakyat untuk menentukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal incumben, Tjahjo mengaku beratnya pertarungan pada pilpres 2009 disebabkan karena faktor komitmen pemerintah untuk menyelenggarakan pemilu yang fair dan adil.
"Seharusnya pemerintah punya komitmen dulu mewujudkan pelaksanaan pemilu
2009 yang siap dan fair. Tetapi sampai sekarang gerak pemerintah belum
kelihatan serius untuk itu," kata Tjahjo.
Saat ditanya apakah PDIP sudah menyiapkan strategi khusus untuk pilpres 2009, Tjahjo menjawab, "Kita lihat saja nanti. Tentunya dengan mencermati setiap gelagat dan perkembangan politik yang ada." pungkas caleg DPR RI ini.
(yid/gah)











































