"Ini sudah masuk pidana," kata Ketua Panwaslu DIY, Agus Triyanto, saat dihubungi detikcom, Rabu (18/2/2009). Namun demikian, sambung Agus, untuk mencari tahu pelaku perbuatan tersebut bukan perkara mudah. Apalagi hingga kini belum ada satu pun caleg maupun parpol yang melaporkan kejadian ini.
"Sangat sulit untuk menangkap pelakunya. Kalaupun seperti di Sleman yang dicoret-coret oleh sekelompok gank, belum tentu mereka pelakunya, bisa kelompok lain," ungkap Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baliho yang menjadi sasaran aksi corat-coret itu antara lain berada di Jl Munggur, Kelurahan Demangan Kecamatan Gondokusuman, Jl Sisingamangaraja, Karangkajen, Mergangsan, Kota Yogyakarta, dan Jl Magelang Km 11, Triharjo serta beberapa tempat di Kecamatan Depok Sleman.
Sedangkan baliho sebesar berukuran 4 x 10 meter milik Partai Demokrat (PD) DIY di Jl Magelang, tidak ditulisi 'Hidup Golput'. Baliho bergambar Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta foto caleg DPR RI, DPRD DIY dan DPRD Sleman itu hanya ditulisi nama gank di Yogyakarta, Humoriezt. (bgs/djo)











































