Perang Pantun Politik, PKS Mendominasi

Perang Pantun Politik, PKS Mendominasi

- detikNews
Rabu, 18 Feb 2009 07:27 WIB
Jakarta - Saling balas di Pantun Politik makin menarik saja. Jangan sampai ketinggalan. Kali ini, pendukung PKS makin berani dan bangun dari sembunyi. Mana pendukung parpol lain, termasuk Partai Demokrat?

Berikut pantun karya pembaca:

Tak kusangka, basah halaman bukan karena hujan
Basah karena, Ibu menyiram tanaman
Tak kusangka Bersih PKS, Bukan hanya slogan
Kepada KPK, coba ditanyakan (aal871)

Cantik selendang dipakai ratu
Ratu duduk di atas nampan
Kalau pengen Indonesia Maju
Pemilu tanggal 09 April 2009 nanti contreng PKS nomor delapan (parlantra99)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum kerja sarapan pagi
Dengan sayur yang ada kuah
Berkeluh kesah, tidaklah rugi
sebagai cermin merasa lemah

Di Tasik ada Galunggung
Jauh banget kalau dari Bekasi
Itu mah bukan tersinggung
tapi namanya klarifikasi

Tari zapin rentak melayu
Diiringi gendang sungguh mendayu
Jadi pmimpin jangan peragu
Brjanji segudang penuh janji palsu. (rajajanji )

Jangan Sombong dan Angkuh
Pasang bendera biru Paling tinggi
sudah jelas tidak tangguh
masa saja Iri hati

Bendera kami Hitam kuning putih
di pasang di tengah padi
PKS partai Bersih
Partai lain penuh Duri

Dimulai dengan kata pepatah
di tutup dengan doa bersama
Biar saja yang lain Fitnah
nanti juga kena getahnya

Ikan Koi di kolam Tawar
dipisahkan dengan papan
walau yang lain tawar menawar
tetap lah kita pilih DELAPAN (mainrosa)


Kucing kurus mandi di papan
otomatis dong bulunya basah
mengaku-ngaku santun berperangai sopan
Kok mudah tersinggung berkeluh kesah

Kucing kurus mandi di papan
rencananya ke bogor lewat cikeas
Daya beli tergerus hampir tak makan
Kok bisanya Doktor beriklan culas thumbsdown

Ada yang duduk merenung di pinggir kolam
merenung kapan datang gajian
tak usah khawatir, PKS tetap Partai Islam
caleg seperti itu, sudah kami bersihkan

Ada juga yang terkejut mendengar jeritan
menjerit karena sang bapak masuk televisi
Memang PKS suka membongkar kejahatan lebih-lebih korupsi
Info dari PKS lah KPK beraksi iagree
Tetap bersih, peduli, profesional kan..

Tetangga sebelah pergi kerja cari tambahan
kerja keras sampai malam
iklan dibuat untuk mengingatkan
agar tidak ada api dalam sekam

ada yang pergi berkebun, eh manjat beringin
dia kira tuh pohon rambutan blooan tuh orang
pemimpin sekarang ngak bisa ngapa ngapain
peragu dan bingung ambil keputusan (ruhama)

Jalan pagi biar sehat.
Jangan lupa makan obat.
kalau badan terasa penat.
Jangan pergi ke Panti Pijat (abuwaras)

Semua partai punya hasrat,
Iklan pakai bahasa isyarat,
Ada yang bagai nulis surat,
Intinya mau hati rakyat terjerat.

Walau jalan terasa berat,
Kita tetap bergandeng erat,
Walau harus sampai berkarat,
Tetap dukung Partai Demokrat.(absolute)


Beribu para mujahidin di medan perang
hanya satu yang yg terbujuk rayuan syetan
beribu caleg PKS yang ikhlas berjuang
hanya satu yang terjerumus ke jalan syetan

banyak partai yang berazas pancasila
banyak partai yang bilang NKRI harga mati
tapi mereka ternyata tidak mengamalkan pancasila
yang ada hanya menjual aset negara

Indonesia negeriku tercinta
wilayah luas dan tanahnya subur
banyak capres diindonesia
tapi sayang tidak ada yang muda

44 gadis di depan mata
9 april 2009 waktunya memilih
kalo pingin dapat yg shalehah
pilih gadis yg nomor delapan 8

rakyat sudah pintar
suaranya tidak dapat dibeli dg uang
apalagi dg janji para penipu
kenapa PKS terus diserang
karena PKS tempatnya orang bersih dan peduli

pergi kepasar beli rambutan
awas dapat yang sudah bosok
9 april 2009 waktunya menentukan pilihan
awas jangan memilih yg suka koruptor

jika pendidikan murah dan berkualitas
rakyat akan menjadi pintar
kalau rakyat sudah pintar
pasti Demokrat tidak akan menang (DjenggO)


Tersinggung atau tersanjung dengan pantun politik ini? Jangan hanya diam! Gabung dan kirimkan pantun politik Anda melalui: Forum Pantun Politik.
(asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads