"Hasil pelacakan pada daftar Caleg PKS untuk DPR RI, memberi kepastian bahwa orang tersebut caleg gadungan alias caleg palsu," ujar Ketua DPW PKS DIY Suprih Hidayat melalui rilis kepada detikcom, Selasa (17/2/2009).
Setelah dilakukan penelusuran, tim DPW PKS DIY juga menemukan beberapa fakta yang mencengangkan tentang Syarif Maulana Komarudin atau lebih dikenal dengan nama Dodik. Ternyata Dodik juga sering menipu terhadap banyak orang.
"Motifnya, memerankan diri sebagai calo PNS, perantara pengurusan mutasi sepeda motor, perantara pembelian obat alternatif, perantara pengurusan sertifikat, perantara pengaksesan bantuan renovasi pascagempa untuk masjid, dan lain-lain," papar Suprih.
Suprih juga menemukan beberapa aduan dari korban penipuan Dodik. Diantaranya, seorang bapak bernama Widodo yang tinggal di Gunung Kidul.
"Pak Dodik menjanjikan pekerjaan menjadi Pegawai PJKA. Tetapi, janji itu tidak pernah terealisasi, malah uang Mas Widodo sebesar Rp 7 juta dan istri tidak dikembalikan hingga kini," tambah Suprih.
Setelah melalui proses penelusuran yang panjang, akhirnya Dodik ditemukan di rumah istrinya di kawasan Karangmajo. Kepada tim dari PKS, Dodik mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
"Meski sudah meminta maaf, kasus hukumnya kemudian dilaporkan ke Polres Gunung Kidul. Saat ini, kasus ini sedang ditangani oleh Polres Gunung Kidul," pungkasnya. (mad/mpr)











































