" Itu belum keputusan final," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Firman Subagyo saat ditemui usai acara makan malam di kediaman Wapres Jusuf Kalla, Jl Diponegoro, Selasa (17/2/2009)
Β
Firman mengatakan dari 7 nama tersebut akan disaring lagi hingga tercapai beberapa nama dengan suara terbanyak. Setelah didapatkan nama-nama dengan suara terbanyak akan dilakukan survei untuk menginventarisir calon yang layak dikompilasi secara nasional.
"Penjaringan diputuskan setelah pemilu legislatif. Dari nama itu nanti akan disaring lagi berapa nama yang terbesar, baru akan dilakukan survei lagi. Kita seleksi inventarisir siapa yang layak dikompilasi secara nasional," kata Firman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau posisi Golkar rendah, tentu akan ada kombinasi koalisi. Posisi capres kuat dari luar misalnya dengan SBY," jelasnya.
Namun, Firman menegaskan bahwa jika nantinya rakyat pemilih menginginkan bahwa SBY-JK tidak kembali bersatu, maka Golkar akan mengusung capresnya sendiri.
"Lebih esensi lagi kehendak dari rakyat, kalau rakyat menghendaki pisah kita pisah," tutupnya (mpr/mad)











































