"PDI Perjuangan kalau memasang iklan di media atau televisi pasti ada logo PDI Perjuangan dan foto capres Ibu Megawati. Kita berani, bertanggung jawab dan gentle," kata Tjahjo pada detikcom, Selasa (17/2/2009).
Menurut Ketua FPDIP DPR ini, iklan misterius yang berisi mengenai kritik kepada tokoh dan capres tertentu itu merupakan gambaran suara rakyat secara umum. Karenanya meski iklan itu bukan berasal dari partainya, dia tetap dapat memahami.
"PDI Perjuangan memang partai oposisi yang selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Jadi kalau ada pernyataan dalam bentuk apa pun yang kebetulan sama dengan isi hati dan sikap PDIP Perjuangan, ya itulah realitas kondisi masyarakat Indonesia," kata Tjahjo.
Tjahjo mempertanyakan setiap berita, iklan dan pernyataan yang kritis selalu dikaitkan dengan PDIP. Harusnya, lanjut Tjahjo, pihak-pihak yang merasa kebakaran jenggot tidak mencari kambing hitam dan langsung mengklarifikasinya kepada media yang memuatnya.
"Kenapa setiap yang kritis pada pemerintah selalu disalahkan dan dikaitkan dengan PDI Perjuangan. Harusnya kalau ada yang keberatan, kan bisa menghubungi bagian iklan di media yang dikontrak," pungkas caleg DPR RI dari Jateng ini. (yid/nrl)











































