PD: Kalau Kritik Sebaiknya yang Jantan

Iklan Misterius

PD: Kalau Kritik Sebaiknya yang Jantan

- detikNews
Selasa, 17 Feb 2009 09:12 WIB
PD: Kalau Kritik Sebaiknya yang Jantan
Jakarta - Partai Demokrat menilai kampanye negatif dari kubu oposisi kepada pemerintah sebagai hal yang lumrah. Namun, bagaimana pun kritik tersebut haruslah jelas alamat pengirimnya.

"Mengkritik sekeras apa pun juga hal yang lazim saja. Yang tidak lazim adalah memasang iklan misterius. Mirip lempar batu sembunyi tangan," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum lewat pesan singkat kepada detikcom, Selasa (17/2/2009).

Hal itu disampaikan Anas merespons munculnya iklan misterius ber-tagline "Katakan Tidak Pada Pemimpin Yang Tidak Penuhi Janji". Iklan berdurasi 34 detik tersebut tayang 3 hari terakhir di 3 televisi nasional tanpa mencantumkan nama penanggung jawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaiknya, lanjut Anas, untuk pendidikan politik yang baik dan transparansi informasi, kampanye oposisi yang mengkritik atau menyerang Pemerintah sebaiknya dilakukan terbuka.

"Sebaiknya dilakukan dengan jantan. Tidak perlu dibikin misterius atau disembunyikan kepada publik. Bukankah publik punya hak untuk tahu?" tegas Anas.

Sementara itu Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan SBY tidak pernah mengumbar janji saat kampanye tahun 2004, sehingga iklan tersebut tidak tepat dialamatkan pada pemerintah.

"SBY mengajak bersama-sama membangun bangsa, bukan janji. Makanya slogannya 'Bersama Kita Bisa," pungkasnya.Β 
(lrn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads