Disengat Iklan Misterius, Seharusnya Kubu SBY Kreatif

Disengat Iklan Misterius, Seharusnya Kubu SBY Kreatif

- detikNews
Selasa, 17 Feb 2009 08:46 WIB
Disengat Iklan Misterius, Seharusnya Kubu SBY Kreatif
Jakarta - Tindakan pendukung SBY yang merasa tersengat dengan iklan misterius ber-tagline "Katakan Tidak Pada Pemimpin Yang Tidak Penuhi Janji", dinilai kurang tepat. Kubu SBY seharusnya terpacu untuk lebih kreatif membuat tangkisan terhadap iklan-iklan yang dianggap menyerang pihaknya.

"Tersengat boleh, tapi jangan langsung mengadu ke Bawaslu. Justru harusnya tertantang membuat iklan yang lebih kreatif untuk menepis isu itu," ujar pakar komunikasi politik UI Effendi Gazali saat berbincang dengan detikcom, Kamis (17/2/2009).

Seperti diberitakan, iklan yang tayang 3 hari terakhir di 3 stasiun TV swasta tersebut tidak mencantumkan nama penanggung jawab. Atas hal itu, Jaringan Nusantara (ormas pendukung SBY) akan mengadukan Citra Publik Indonesia, lembaga yang belakangan diketahui sebagai penanggung jawab kepada Bawaslu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Effendi menjelaskan, dalam ilmu komunikasi politik terdapat 3 jenis iklan. Pertama, iklan advokasi partai atau kandidat (party/candidate advocacy adv). Kedua, iklan yang menyerang dan memperbandingkan (attacking/contrasting adv) dan ketiga, iklan advokasi isu (issue advocacy adv).

Menurut Effendi, iklan misterius berdurasi 34 detik itu sebenarnya masuk dalam kategori iklan advokasi isu. Iklan jenis ini, tidak mengusung nama atau identitas politik tertentu.

"Namun karena belakangan diketahui muncul dari pihak oposisi, jadinya masuk iklan menyerang juga. Jadi setengah-setengah," pungkasnya.

Belakangan Citra Publik Indonesia mengakui pihaknya adalah konsultan komunikasi politik dari kubu partai oposisi, PDIP. (lrn/nrl)


Berita Terkait