Survei Dikhawatirkan Hanya Jadi Justifikasi Kalla

Penjaringan Capres Golkar

Survei Dikhawatirkan Hanya Jadi Justifikasi Kalla

- detikNews
Selasa, 17 Feb 2009 01:11 WIB
Survei Dikhawatirkan Hanya Jadi Justifikasi Kalla
Jakarta - Mekanisme survei yang akan digunakan DPP Partai Golkar sebagai tindak lanjut penjaringan capres dari daerah perlu mendapat perhatian serius. Jika tidak, survei dikhawatirkan hanya dijadikan alat untuk melanggengkan Ketua Umum Jusuf Kalla sebagai capres.

"Saya khawatir hasil survei hanya dipakai untuk memunculkan justifikasi JK sebagai ketua umum untuk maju sebagai capres," kata pengamat politik LIPI Syamsudin Haris saat dihubungi detikcom, Selasa (17/2/2009).

Belum lagi, lanjut Syamsudin, mencari lembaga survei yang independen bukanlah perkara mudah. "Waktu tinggal sebulan juga jadi masalah tersendiri," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Syamsudin menjelaskan, yang terpenting bagi Golkar dalam penjaringan capres ini adalah konsistensi untuk menjalankan hasil keputusan Rapimnas IV Oktober 2008 lalu.

"Misalnya ada calon lain di luar ketua umum yang terpilih, JK harus rela mengalah," imbuhnya.

Rapimnas Partai Golkar Oktober 2008 lalu merekomendasikan DPP untuk menjaring nama-nama capres dari daerah. Nama-nama tersebut kemudian disurvei sebelum dan setelah Pemilu Legislatif untuk melihat tingkat elektabilitas tiap tokoh. Hasil survei lalu menjadi bahan pertimbangan partai untuk menetapkan capres dalam Rapimnas Khusus. (lrn/ape)


Berita Terkait