"Rapimnas terdahulu setuju saya menjadi capres, tetapi masih banyak anggota yang meragukan karena saya masih terkena kasus. Ya mudah-mudahan dengan adanya SP3, anggota yang dulunya curiga, masih ada keragua-raguan menjadi hilang," ujar Laks di sela-sela syukuran yang digelar di kediamannya, Jl Birah I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2009).
Acara ini diisi dengan pengajian dan zikir dengan mengundang sejumlah anak yatim. "Alhamdulillah Kejagung mampu bersikap profesional sehingga bisa mengeluarkan SP3, dan mudah-mudahan karir poltik saya bisa bangkit lagi," terang eks kader PDIP ini.
Bagaimana dengan koalisi partai yang dilakukan PDP? "Semuanya masih menunggu pemilu legislatif. Kami sampai sekarang belum tahu siapa yang akan kami ajak berkoalisi, belum tahu bandar dan buntutnya. Kalau kami 20 persen ke atas bisa jadi bandar, tapi kalau hanya 3 persen hanya jadi buntut," urai eks Menneg BUMN ini.
Memang berapa target suara PDP? "15-16 persen," ucapnya optimistis. (ndr/nrl)











































