"Belum tentu juga dia seperti penerus Orde Baru lainnya," kata pria yang akrab disapa Laks ini di sela-sela syukuran SP3 kasus VLCC di kediamannya, Jl Birah I, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (15/2/2009).
Dia juga meminta agar tidak muncul penolakan hanya karena posisi Ari sebagai cucu mantan presiden Soeharto.
"Itu hak politik sesorang. Biarkan saja, toh belum tentu kesandung masalah hukum. Kalau kita benci sama Orba, masak terus dia nggak boleh nyalon, kami harus dewasa dan itu hak politik setiap orang. Biarkan masyarakat menilai dan memilih," tegasnya. (ndr/nrl)











































