Konvensi Capres DIB Road Show di Makassar

Konvensi Capres DIB Road Show di Makassar

- detikNews
Sabtu, 14 Feb 2009 16:27 WIB
Makassar - Setelah konvensi calon presiden (capres) Dewan Integritas Bangsa (DIB) menyambangi enam kota besar di Indonesia, hari ini roadshow DIB hadir
di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/2/2009).

Konvensi berlangsung di Gedung Mulo, jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Seratusan orang dari perwakilan ormas se-Sulsel menyaksikan langsung konvensi capres alternatif ini.

Ada empat nama yang diusung DIB dalam konvensi capres kali ini, yakni Marwah Daud Ibrahim, Rizal Ramli, Yuddy Chrisnandy dan Bambang Sulistomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang memilih tampilan yang beda. Kedatangannya ke lokasi konvensi mengenakan baju adat khas Makassar dengan diantar becak khas Makassar. Sementara nominator lain hanya menebar poster dan pin berlogo gambar diri masing-masing.

Menurut ketua Tim 45 DIB yang menjadi fasilitator konvensi, Solahuddin Wahid, konvensi capres alternatif dilaksanakan oleh DIB untuk memperkenalkan anak bangsa yang berpotensi untuk menyampaikan gagasan kepemimpinannya ke masyarakat.

Selain itu, Gus Solah juga berharap lewat konvensi alternatif ini akan mengurangi jumlah golput akibat persepsi masyarakat yang menganggap capres hanya SBY dan Megawati.

"Kita mau masyarakat membeli kucing yang jelas kelihatan warna bulunya, bukan yang ada di dalam karung." Tutur adik Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Marwah Daud sendiri menganggap konvensi Capres DIB lebih elegan dan lebih sopan dibanding aksi saling serang kritik dari masing-masing capres.

"Saya berharap lewat konvensi ini kami bisa saling bertukar pemahaman dengan masyarakat secara langsung dan visi strategis capres juga ikut diketahui masyarakat." Ungkap Marwah.

Sementara menurut Yuddy Chrisnandi, konvensi Capres DIB adalah bentuk investasi politik dan ajang sosialisasi konsep kepemimpinan dirinya kepada masyarakat. Yuddy menganggap lebih penting prosesnya ketimbang hasil konvensi ini. "Kita menang di konvensi ini belum tentu juga dapat dukungan dari parpol," pungkas anggota Komisi I DPR ini.
(mna/Rez)


Berita Terkait