Salah satunya dilakukan oleh Henry Kuncoroyekti caleg PDIP, dari Dapil I kota Yogyakarta. Dia melakukan kampanye atraktif sehingga menarik perhatian warga Kota Yogyakarta, Sabtu (14/2/2009).
Bersama sejumlah tim pendukungnya, Henry yang mengusung ide KPK (Kreatif, Produktif dan Konstruktif) itu melakukan aksi di hari Valentine di Simpang Empat Kantor Pos Besar Yogyakarta di Jl Senopati. Sekitar 6 orang gadis cantik mengenakan kaos pink bertuliskan 'pink girl' serta terdapat gambar hati. Di kaos belakang juga tertulis no 28, nomor urut PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi yang dilakukan ditengah keramaian kota itu sempat menjadi tontonan para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan Gedung Agung Jl Ahmad Yani. Saat lampu pengatur lalu-lintas dari arah utara menyala merah, mereka langsung menggelar aksi. Para pink girl langsung membagi-bagikan sekotak kecil kertas tisu, stiker dan sebuah buletin 'Contreng'.
Sedang peserta lain berdiri sambil mengacung-acung gambar poster di depan tanda penyeberangan. saat lampu menyala hijau mereka kembali ke pinggir menunggu lampu menyala merah lagi. Saat diberikan bingkisan tisu, banyak pengendara yang langsung menerimanya. Namun ada pula yang tidak mau menerimanya.
Henry Kuncoroyekti kepada wartawan disela-sela aksi mengatakan pihaknya memanfaatkan hari valentine untuk mengajak anak muda berbuat kreatif serta ajang mengekspresikan diri. Dirinya juga tidak khawatir disemprit panwaslu karena dianggap melakukan kampanye.
"Ini bukan kampanye, kalau kampanye itu berarti saya melakukan sosialisasi pada masyarakat di dapil saya. Ini bukan kampanye dan masyarakat tidak terganggu dengan kegiatan ini," pungkas Henry. (bgs/gah)











































