"Kalau kemudian Sultan yang paling tinggi, ada kemungkinan mengusung beliau," ujar Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo, usai diskusi bertajuk 'Fatsoen Politik Indonesia' di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2009).
Menurut Firman, jika Sultan kalah popularitas dibanding SBY, maka peta politik capres Golkar akan berubah. "Tentu kita tidak akan mengusung capres dan kita akan berfikir lain," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firman menyampaikan, Golkar hingga kini menunda surat penjaringan capres. Hal ini agar konsentrasi pemenangan pemilu partai tidak terpecah.
"Jadi kita menunda mengirim surat ini bukan karena kita tidak mau khawatir. Jika ada penjaringan nanti konsentrasi partai pecah. Pemilu nggak dapat, pilpres nggak dapat juga," tandasnya. (nik/gah)











































