"Tidak ada itu, tidak benar itu. Kunjungan pak JK remsi kunjungan kenegaraan untuk meningkatkan hubungan kedua negara dalam bidang ekonomi," kata Firman pada detikcom, sabtu (14/2/2009).
Menurut Caleg DPR asal Jawa Tengah ini, keterlambatan JK datang ke tanah air semata-mata karena masih ada agenda kunjungan yang harus diselesaikan. Selain itu, sebagai wakil presiden kunjungan apapun tetntu atas dasar persetujuan dari presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya posisi JK ada dimana sekarang, Firman mengaku tidak tahu karena, hubungan terakhir dirinya dengan JK saat Ketua Umum Partai Golkar itu berada di Belanda.
"Saya tidak tahu posisi persis beliau, karena beliau kan kunjungannya dalam kapasitasnya sebagai wapres. Saya berhubungan terakhir saat beliau di Belanda," jelasnya.
Benarkah kemoloran JK ini karena ingin menghalangi upaya penjaringan capres internal Golkar? "Tidak ada itu, beliau pasti setuju. Kan ini amanat Rapimnas, jadi bukan sesuatu yang baru," pungkas Firman.
(yid/irw)











































