Jika Golkar Usung Capres, Sutiyoso dan Hidayat Kandidat Cawapres

Jika Golkar Usung Capres, Sutiyoso dan Hidayat Kandidat Cawapres

- detikNews
Jumat, 13 Feb 2009 22:16 WIB
Jika Golkar Usung Capres, Sutiyoso dan Hidayat Kandidat Cawapres
Jakarta - Partai Golkar bisa saja memutuskan mengusung kadernya sendiri sebagai calon presiden (capres). Jika itu terjadi, Golkar memiliki beberapa kemungkinan untuk mencari calon wakil presiden yang dianggap mampu memberikan raupan suara signifikan di Pilpres.

Kemungkinan pertama, Golkar akan mencari tokoh yang memiliki karakter mirip dengan SBY, yakni mantan orang militer. Jika ini yang dicari, kemungkinan besar Golkar akan memasang Sutiyoso sebagai cawapres.

Gubernur DKI ini selain berlatarbelakang mirip SBY, yakni mantan militer, juga pernah memiliki pengalaman sebagai seorang pemimpin daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang punya latar belakang karakter seperti SBY, Bang Yos misalnya," kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2009).

Kemungkinan kedua, Golkar akan mencari tokoh dari partai tengah. Jika ini yang dipilih, kemungkinan Golkar akan melirik Hidayat Nurwahid sebagai cawapres. Pilihan ke Mantan Presiden PKS ini memang logis. Ketokohan Hidayat dianggap mampu menyedot suara loyal PKS.

"Kalau cawapres dari partai tengah yakni Hidayat Nurwahid," ujar Priyo lagi.

Kemungkinan ketiga, meski agak mustahil, tapi bukan tidak mungkin akan dilakukan oleh Golkar. Yakni mengusung capres dan cawapres dari internal partai.

"Tapi misalnya jika kami berani, apa salahnya jika capres dan cawapres kader Golkar semua," tandas dia.

Misalnya saja Ketua Umum Jusuf Kalla (JK) yang diusung sebagai capres. Maka
kemungkinan cawapresnya adalah figur yang mempunyai karakter berlainan dengan JK.

Jika JK berasal dari luar Jawa, sambung Priyo, maka cawapresnya yang dianggap pas melengkapi, adalah tokoh dari Jawa. "Kalau JK capres, kemungkinan menggandeng tokoh yang karakternya di luar karakter JK, yakni tokoh Jawa," kata Priyo menambahkan.

Jika tokoh Jawa, bukan tidak mungkin Sultan Hamengkubuwono X bersanding dengan JK. "JK-Sultan misalnya," pungkas dia. (Rez/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini