"Meskipun tidak ditentukan bahwa batas penjaringan di DPD I itu tanggal 18 Februari, tapi kemungkinan rapat konsultasi akan dijadikan momentum daerah untuk melaporkan hasil penjaringan," tutur Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ahmadi Noor Supit ketika dihubungi detikcom, Jum'at (13/2/2009).
Menurut Ahmadi, momen Rapat Konsultasi akan dijadikan ajang menyebut nama-nama capres hasil penjaringan, karena proses ini telah dinilai molor. "Penjaringan itukan keputusan Rapim. Sementara hasil Rapim ini telat dilaksanakan. Makanya moment ini akan dimanfaatkan DPD I, sekaligus laporan," kata Ahmadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, belum dikirimnya surat permintaan masukan nama capres oleh DPP ke daerah, tidak menghambat DPD I untuk menentukan hasil penjaringan capres di daerahnya masing-masing.
"Meski belum terima surat, sudah banyak DPD I yang menggelar rapat. Yang saya dengar itu Kaltim dan Kalsel juga sudah rapat menentukan nama-nama capres yang diusung," terangnya.
Daerah lain yang mulai rapat menjaring nama capres antara lain Jateng, Sulsel, Riau, dan Bali.
(gun/iy)











































