"Jadi itu hanya proses penjaringan bukan mengobok-obok atau membangkang," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2009).
Agung mengatakan, surat penjaringan capres Golkar tersebut akan disampaikan ke daerah-daerah pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah survei itu perlu waktu. Kalau penetapanya katakanlah pada akhir April. Maka bahan-bahannya bisa dikumpulkan dari sekarang," jelas Ketua DPR ini.
Jika DPP Golkar membatalkan penjaringan ini, lanjut Agung, penetapan capres nantinya akan mundur lagi. "Menurut saya survei ini butuh waktu kalau dilakukan setelah pemilu, nggak cukup waktunya," tegasnya. (gus/nwk)










































