"Boleh saja Pak Wiranto mengharapkan dukungan dari keluarga TNI, tapi implementasinya tergantung dari keluarga TNI sendiri," ujar Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen usai acara penandatanganan MoU antara TNI dan BKKBN di kantor BKKBN, Halim, Jakarta Timur, Kamis (12/2/2009).
Sagom menjelaskan, keluarga TNI memang memiliki hak pilih, namun setiap anggota TNI wajib menjaga netralitas dan tidak memihak capres atau parpol manapun.
"Kalau istri dan anak saya mendukung salah satu capres itu tidak masalah, tapi saya sebagai TNI harus netral," katanya.
Sagom juga meminta kepada setiap komponen bangsa untuk mendukung terlaksananya netralitas TNI.
"Sebagai TNI harus tetap netral dan komitmen itu harga mati," katanya.
Sebelumnya, dalam sebuah seminar di Bandung, Wiranto mengharapkan dukungan dari keluarga militer dan para purnawirawan TNI. (nal/iy)











































