"Saya mau bicara soal pendidikan saja, tidak mau yang lainnya," kata Megawati saat mengunjungi SD XXIII Kayu Ringin, Kota Bekasi, Kamis (12/2/2009). Pernyataan Megawati tersebut menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemelut hubungan Partai Golkar dan PD.
Megawati menegaskan, kunjungannya ini untuk mengetahui masalah dasar di dunia pendidikan Indonesia. Sebab, sambung Megawati, banyak orang yang mengeluh tentang mahalnya biaya pendidikan kepada dirinya. Termasuk juga soal buku pelajaran yang harus berganti setiap tahunnya.
"Dulu waktu saya presiden, saya sudah berupaya membuat kebijakan supaya masalah ini ditangani secara komprehensif. Contohnya jaman saya dulu, buku yang saya gunakan bisa dipakai adik-adik saya," ujar Megawati.
Megawati juga membantah kunjungannya itu disebut sebagai kampanye pencapresannya. Putri sulung Bung Karno ini mengatakan, kunjungannya tersebut hanya silaturahmi biasa.
"Kedatangan saya semata-mata untuk silaturahmi, tidak ada niat untuk berkampanye sebagai capres. Lihat saja saya tidak bawa atribut partai," ujar Megawati.
Sekjen PDIP Pramono Anung yang mendampingi Megawati juga mengambil sikap yang sama. Pram, begitu dia disapa, ikut menolak mengomentari kemelut hubungan Partai Golkar dan PD.
"Saya tidak mau ikut campur atau mengomentari persoalan di partai lain. Dan sebaiknya semua pengurus partai seperti itu," tukas Pram. (djo/djo)











































