SBY-JK Harus Kedepankan Kepentingan Nasional

SBY-JK Harus Kedepankan Kepentingan Nasional

- detikNews
Kamis, 12 Feb 2009 09:14 WIB
SBY-JK Harus Kedepankan Kepentingan Nasional
Jakarta - Saling memberi pernyataan kepada pers antara SBY-JK dikhawatirkan akan memperkeruh suasana. Diharapkan, orang nomor satu dan dua di Indonesia ini lebih mengedepankan kepentingan nasional, tidak hanya kepentingan partai dan pribadi semata.

"Pak SBY dan Pak JK yang masih bertugas bersama-sama dan masih ada agenda yang harus dikerjakan. Agenda penting mengenai pemilu dan pembenahan ekonomi yang harus segera dilakukan," kata Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung usai menghadiri acara peluncuran oautobiografi Mantan Menteri BKKBN Haryono Suyono di Menara Bidakara, Jakarta, Rabu (11/2/2009) malam.

Namun demikian, kasus yang mereka hadapi ini diharapkan tidak mengganggu semangat kerjasama antara Partai Golkar dan Demokrat. Karena jika hubungan kedua partai ini renggang, pemerintahan juga akan terganggu pula. "Jangan sampai mengganggu semangat kerjasama Partai Demokrat dan Golkar," imbuh Mantan Ketua DPR ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teguran SBY terhadap Ahmad Mubarok,lanjut Akbar, merupakan bentuk komitmen SBY untuk menjaga hubungan baik dengan Golkar. JK diminta untuk arif menanggapinya. "Saya kira itu merupakan bukti bahwa pak SBY mengharapkan hubungan yang lebih baik dengan Partai Golkar di masa yang akan datang. Saya harapkan Pak JK, memberikan tanggapan yang baik," ucapnya.

Saat ditanya kenapa Mubarok mengeluarkan pernyataan yang dianggap melecehkan Golkar, Akbar yang masih sebagai kader Golkar menilai bahwa Mubarok hanyalah manusia biasa. "Wajar saja secara tidak sengaja mengungkapkan itu. Tidak ada manusia yang sempurna," pungkasnya. (anw/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads