"Sebagai seorang figur, Sri Mulyani memang harus bisa bantu presiden dalam masalah ekonomi," ujar mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung.
Hal tersebut dia ucapkan usai menghadiri peluncuran autobiografi karangan mantan Menteri BKKBN Haryono Suyono di Menara Bidakara, Jl Gatot Subroto, Rabu (12/2/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Akbar, Sri Mulyani tidak memiliki basis massa yang riil. Sebaliknya, dia merupakan sosok teknokrat yang lebih pantas profesional di bidangnya, bukan sebagai seorang cawapres.
"Jabatan politik tentu saja terkait dukungan politik. Dan figur Mulyani di posisi berbeda untuk hal ini," pungkasnya. (anw/mei)











































