"Daerah diminta untuk mengirimkan maksimum 7 nama tiap kabupaten dan dikirim ke provinsi. Dari provinsi dikumpulkan, baru ke tingkat pusat," kata Ketua Bappilu Pusat Partai Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (11/2/2009).
Dari daftar yang diterima dari daerah, lanjut Agung, pihaknya akan mengambil beberapa nama untuk disurvei oleh lembaga survei independen yang telah ditentukan partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai penetapan tenggat waktu awal Maret, Menurut Agung, dimaksudkan untuk memberikan waktu kepada lembaga survei mengerjakan tugasnya secara maksimal.
"Nanti sesudah pemilu, mana yang tertinggi itu yang kami tetapkan," tukasnya.
Nama-nama capres yang muncul di Rapimnas 2008 gimana? "Itu inventarisasi delegasi tingkat provinsi, tapi itu belum dijadikan dokumen resmi. Yang dijadikan dokumen resmi adalah penjaringan lewat surat edaran ke daerah-daerah provinsi dan kabupaten/kota," terang caleg DPR RI dari Jakarta Timur ini.
Terkait capres alternatif yang diungkapkan sejumlah elit Golkar, Agung membantahnya. "Sampai hari ini, belum ada istilah pasangan alternatif. Jadi tidak ada pasangan alternatif, pasangan capres cawapres belum ada. sekali lagi belum ada.
"Itu kalaupun ada (yang mengungkapkan), sifatnya hanya ungkapan individu yang nggak usah dilarang. Tetapi partai akan memutuskan pada saatnya, yaitu setelah pemilu," pungkas Agung. (lrn/yid)











































