"Belum ada wacana soal itu (cawapres) di Partai Hanura. Baru akan diumumkan setelah pemilu legislatif nanti," ujarnya.
Wiranto menyampaikan sikapnya ini seusai mengikuti acara "Semiloka Nasional Kepemimpinan Indonesia, Mencari Pemimpin yang Ideal Bagi Indonesia" di di Aula Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Bandung, Rabu (11/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau seorang pemimpin itu tidak punya hati, setelah menjadi pemimpin dia akan menggunakan pemikiran dagangnya," terang Wiranto.
Sebelumnya, mantan capres 2004 ini menjelaskan soal kiteria pemimpin ideal. Menurutnya pemimpin ideal itu harus memiliki kepribadian sadar, tahu, mau dan mampu serta jamin (STMJ).
(yid/nrl)











































