Hal ini dikatakan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kantor Media Center Gerindra Jl M Parapanca, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2009).
"Kecenderungannya pada partai nasionalis," ujar Ahmad Muzani yang mengenakan batik kemeja cokelat.
Lebih lanjutnya, menurut Muzani, kecenderungan Gerindra kepada partai yang berazas nasionalis didasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh Gerindra.
"Kalau survei internal yaitu dari partai nasionalis. Salah satunya karena ada persamaan visi dan misi," jelasnya.
Menurut Muzani, komunikasi dengan partai Islam seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih dekat dibandingkan partai yang beraliran nasionalis-agama semisal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
"Tidak sesering dengan PPP dan PKS," imbuhnya.
Muzani pun mengakui saat ini menjalin kerjasama dengan semua partai-partai yang
berasaskan nasionalis, terutama pada tiga partai besar yaitu PDIP, Demokrat dan Golkar.
"Dengan Golkar ada komunikasi, kunjungan dengan partai-partai yang lain," tuturnya. (mna/irw)











































