"Pada tanggal 13 Januari di Sorong, beredar kalender Edo Kondologit bersama personel TNI sebagai sarana kampanye," ujar Aspam KSAD Mayjen Hendardji Supanji di sela-sela rapat dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2009).
Apa maksud Edo berpose bersama personel TNI tersebut? "Pembuatan kalender itu karena kekagumannya terhadap TNI," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta agar Edo menghentikan peredaran kalender tersebut," ungkapnya.
Menanggapi surat dari TNI tersebut Edo pun telah mengirimkan surat kepada Pangdam Cendrawasih. Edo pun telah menghentikan penyebaran kalender tersebut.
"Masalah ini sudah dianggap selesai," ungkap Hendardji.
(mad/irw)











































