"Saya kira itu terserah dari masing-masing DPD, siapa yang didaftarkan untuk masuk. Saya punya keyakinan, karena saya kader Partai Golkar, kalau mereka melihat saya punya potensi, nama saya pasti tercatat. Tapi mungkin ada yang tidak melihat saya punya potensi," ujar Sultan usai deklarasi 'HB X for RI' di Jatim Expo, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (11/2/2009).
Pernyataan Sultan itu juga untuk menjawab pertanyaan wartawan tentang apakah dirinya sudah melakukan lobi-lobi ke daerah terkait penjaringan capres ini. Sultan tampaknya enggan menjawab langsung dan lebih suka jawaban memutar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sultan mengatakan, rencana penjaringan capres itu sudah proporsional karena merupakan hasil keputusan Rapimnas Golkar yang digelar Oktober lalu. Kalau tidak dilaksanakan justru akan jadi masalah karena para kader di daerah akan mempertanyakannya.
"Kalau dilaksanakan sekarang itu proporsional. Kalau tidak dilaksanakan malah jadi masalah, dipertanyakan oleh daerah," ungkap Sultan.
Dalam kesempatan itu Sultan juga kembali menegaskan komitmennya sebagai capres. Namun ketika ditanya tentang cawapres yang akan didaultan mendampinginya, Sultan mengelak.
"Itu nanti saja. Itu ada proses. Sekarang saja belum pendaftaran," kelitnya. (sho/ndr)











































