Iklan Demokrat Dinilai Munculkan Kebingungan Publik

Iklan Demokrat Dinilai Munculkan Kebingungan Publik

- detikNews
Rabu, 11 Feb 2009 13:17 WIB
Iklan Demokrat Dinilai Munculkan Kebingungan Publik
Jakarta - Iklan 'Kampus 31' yang diluncurkan Partai Demokrat (PD) menuai protes. Dimasukannya latar kampus dalam iklan tersebut dinilai menimbulkan kebingungan publik tentang boleh tidaknya institusi pendidikan dilibatkan dalam kampanye.

"Adanya simbol-simbol pendidikan dalam iklan itu membingungkan, oleh karenanya telah menimbulkan ketidaknyamanan publik," kata mantan Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, Andi Yuliani Paris, saat dihubungi detikcom, Rabu (11/2/2009).

Pasal 93 ayat (2) UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu menyebutkan, iklan kampanye Pemilu dilarang berisikan hal yang dapat mengganggu kenyamanan pembaca, pendengar, dan/atau pemirsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politisi PAN ini juga menyarankan agar PD membuat tema-tema iklan yang tidak berpotensi melanggar undang-undang.

"Demokrat carilah iklan yang lebih cerdas yang tidak berpotensi melanggar undang-undang. Yang memberikan pendidikan (ke masyarakat), tapi tidak dengan
aspek yang salah," saran Andi.

Ditanya mengenai sebaiknya iklan tersebut dihentikan penayangannya atau tidak, Andi menyerahkan semuanya kepada KPU. "Bisa saja ada multitafsir kan, kita serahkan ke KPU saja," tandasnya.

'Kampus 31' menggambarkan seorang dosen yang mengajar para mahasiswa. Dosen pria tersebut berbicara tentang 'Apa yang naik? dan apa yang turun?' Tagline tersebut menjadi tema iklan Demokrat belakangan ini. (lrn/sho)


Berita Terkait