Jakarta -
Presiden SBY menegur Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Ahmad Mubarok gara-gara mengomentari Partai Golkar akan meraih suara 2,5%. Mubarok mengaku SBY menegurnya. Namun, dia ditegur lewat SMS.
"Iya saya di-SMS," terang Ahmad Mubarok ketika dihubungi detikcom, Selasa (10/2/2009).
Mubarok menjelaskan dirinya tak bermaksud melecehkan Partai Golkar terkait ucapannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, konteks pernyataan yang ia lontarkan itu bahwa pemilu itu, parpol kecil bisa menjadi besar dan parpol yang besar bisa menjadi kecil.
"Saya ditanya wartawan, bisa naik bisa turun, ya saya jawab bisa saja 2,5 persen itu," terang dia lagi.
(Rez/asy)