Jakarta -
Waktu pemilihan umum kian dekat. Namun TNI AL mengaku belum menerima permintaan dari KPU terkait permintaan pengangkutan logistik pemilu ke daerah-daerah terpencil.
"Sampai saat ini kita belum menerima permintaan dari KPU," ujar KSAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno.
Hal itu disampaikan dia usai acara silaturahmi dengan mantan KSAL di Wisma Elang Laut, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tedjo menjelaskan, tanpa detail rinci permintaan bantuan dari KPU, TNI AL masih kesulitan untuk merencanakan opeasi bantuan pengiriman logistik. Jika sudah ada detail daftar permintaan, barulah TNI AL bisa mengatur kapal, personel maupun akumulasi biaya total uang dibutuhkan.
"Kalau sekarang, pengiriman dari mana ke mana saja belum ada," katanya.
(rdf/irw)