"Ada skenario untuk membuat Partai Demokrat terkesan sombong dan mengadu Golkar dengan Demokrat. Padahal kami sudah selesai memahami, bahwa Partai Golkar adalah saudara tua Demokrat," kata Mubarok pada detikcom, Selasa (10/2/2009).
Menurut politisi senior Partai Demokrat ini, sampai saat ini hubungan Parti Golkar dan Demokrat sangat baik. Karena kemesraan itulah, banyak pihak yang tidak menghendaki kedua kekuatan ini tetap bersatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guru besar UI ini menegaskan sikap partainya yang tidak akan terpengaruh berbagai manuver perenggangan hubungan Golkar dan Demokrat dengan isu capres dan cawapres. Hal ini karena Demokrat baru akan membahas soal capres setelah mengetahui perolehan Pemilu Legislatif.
"Pokoknya Demokrat belum bicara koalisi apapun sampai selesai Pemilu Legislatif. Semua kemungkinan bisa terjadi termasuk duet SBY-JK dilanjutkan dan kemungkinan lainnya," pungkas Mubarok.
(yid/iy)










































