Ada Skenario Renggangkan Hubungan Golkar dan Demokrat

Ada Skenario Renggangkan Hubungan Golkar dan Demokrat

- detikNews
Selasa, 10 Feb 2009 14:24 WIB
Ada Skenario Renggangkan Hubungan Golkar dan Demokrat
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok merasakan adanya upaya-upaya merenggangkan hubungan baik antara Partai Golkar dengan Partai Demokrat. Sayangnya, Mubarok tidak mau menyebutkan pihak-pihak yang ingin merusak hubungan kedua partai penyokong pemerintahan ini.

"Ada skenario untuk membuat Partai Demokrat terkesan sombong dan  mengadu Golkar dengan Demokrat. Padahal kami sudah selesai memahami, bahwa Partai Golkar adalah saudara tua Demokrat," kata Mubarok pada detikcom, Selasa (10/2/2009).

Menurut politisi senior Partai Demokrat ini, sampai saat ini hubungan Parti Golkar dan Demokrat sangat baik. Karena kemesraan itulah, banyak pihak yang tidak menghendaki kedua kekuatan ini tetap bersatu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini kami baik-baik saja. Tidak ada masalah. Gonjang ganjing itu kan di pers aja dan pengamat. Ini pasti ada yang bumbuin," kata Mubarok.

Guru besar UI ini menegaskan sikap partainya yang tidak akan terpengaruh berbagai manuver perenggangan hubungan Golkar dan Demokrat dengan isu capres dan cawapres. Hal ini karena Demokrat baru akan membahas soal capres setelah mengetahui perolehan Pemilu Legislatif.

"Pokoknya Demokrat belum bicara koalisi apapun sampai selesai Pemilu Legislatif. Semua kemungkinan bisa terjadi termasuk duet SBY-JK dilanjutkan dan kemungkinan lainnya," pungkas Mubarok.

(yid/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini