"Jadi ada inventarisir. Kami hanya stok saja dengan mengirim surat ke
daerah soal sejumlah nama sebagai bagian penjaringan," ujar Wakil Ketua Umum Golkar, Agung Laksono, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/2/2009).
Menurut Agung, saat ini surat yang meminta masukan nama-nama Capres ke daerah tengah dipersiapkan, dan akan segera dikirimkan ke daerah. "Kami sedang susun surat dan dokumennya. Tapi jangan sampai mengganggu fokus DPD pada Pemilu," jelas Agung.
Meski penjaringan telah dibuka Februari ini, bukan berarti Capres Golkar akan diumumkan sebelum Pemilu Legislatif. Berdasarkan amanat Rapimnas IV Oktober lalu, Capres Golkar akan ditentukan melalui dua kali survey, setelah dilakukan penjaringan.
(lh/gun)











































