"Saya kira iya. Salah satu agendanya itu," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Ahmadi Noor Supit ketika dihubungi detikcom, Selasa (10/2/2009).
Selain agenda penjaringan nama capres, rapat harian ini juga akan mengevaluasi kinerja partai. "Akan dibahas masalah umum, dan evaluasi masalah di daerah. Ini rapat biasa saja,"kata Firman ketika dihubungi terpisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan jadwal, rapat harian ini akan digelar sekitar pukul 15.00 wita di Kantor DPP PG, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi. Rapat ini akan dihadiri oleh sejumlah pengurus teras.
Sekadar diketahui, penjaringan nama capres dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I kembali dibuka oleh partai beringin pada bulan Februari ini. Keputusan penjaringan ini sebenarnya sudah diputuskan pada Rapimnas IV Golkar pada Oktober 2008 lalu.
Dalam Rapimnas diputuskan agar penjaringan capres dimulai dari tingkat DPD II sejak bulan November, dan pada Januari, nama-nama sudah diserahkan DPD I ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Namun sayangnya, usai Rapimnas penjaringan capres tidak dilaksanakan oleh DPP.
Dalam sebuah rapat harian beberapa waktu lalu, sejumlah pengurus teras atas desakan sejumlah daerah akhirnya meminta agar hasil Rapim dilaksanakan. Dalam rapat yang tidak dihadiri Jusuf Kalla itu, pun memutuskan agar DPP segera mengirimkan surat ke daerah untuk meminta masukan nama capres dan penjaringan dibuka lagi.
Setelah terkumpul nama capres dari daerah, nama-nama ini akan diserahkan ke survei. Survei akan dilakukan dua kali, hingga akhirnya Golkar menetapkan capresnya usai Pemilu Legislatif.
(gun/iy)










































